Perbedaan antara Bulu Perindu dengan Buluh Perindu

Bagi Anda yang sudah sering malang melintang di dunia supranatural pasti mengenal yang namanya Bulu Perindu. Sebuah sarana yang dipercaya mengandung energi pengasihan yang sangat kuat. Mampu membuat seseorang menjadi magnet cinta. Namun, ada sebagian orang yang menyebut Bulu Perindu sebagai Buluh Perindu. Saat Anda mendengarnya secara sekilas mungkin akan menganggap keduanya sama atau justru salah dalam pengetikan. Padahal, pada dasarnya Bulu Perindu dan Buluh Perindu adalah dua hal yang berbeda.

Bagi Anda yang masih bingung membedakan keduanya, silakan simak artikel ini. Kami akan menjelaskan kepada Anda dimana letak perbedaan antara Bulu Perindu dan Buluh Perindu. Agar selanjutnya Anda tidak penasaran dan salah paham saat mendengarnya dari orang lain.

Bulu Perindu dengan Buluh PerinduBulu Perindu

Bulu Perindu ini merupakan akar rumput bujang yang banyak tumbuh di Kalimantan. Akar rumput bujang ini bisa nergerak dengan sendirinya saat terkena percikan air dan asap rokok. Namun, jika sudah basah secara keseluruhan benda ini tidak bisa bergerak lagi. Akar rumput bujang yang biasa disebut dengan Bulu Perindu ini bisa dijadikan sebagai benda mistik, apalagi jika telah diisi dengan makhluk gaib, sejenis khodam oleh penggunanya. Tapi, jika tidak, maka benda ini hanyalah akar rumput biasa tanpa ada kekuatan magis di dalamnya.

Untuk mengetes keanehan pada Bulu Perindu ini apakah telah diberi khodam, Anda bisa memberikan setetes air pada Bulu Perindu. Perhatikan, bulu tersebut akan bergerak dengan sendirinya, mengikat bulu yang lain. Bulu Perindu akan saling mengikat, dengan mengucapkan mantra khusus maka energi pada Bulu Perindu tersbeut akan keluar sesuai dengan permintaan atau niat si pengguna.

Buluh Perindu

Selanjutnya, kita akan membahas tentang Buluh Perindu. Buluh Perindu ini merupakan sejenis buluh bambu. Konon, bulun bambu ini terbagi menjadi dua:

  • Pertama, Bumbung (ruas) Buluh Perindu. Bumbung Buluh Perindu ini berasal dari Sumatera. Merupakan sejenis bambu atau buluh kuning yang mempunyai serat-serta halus. Jika terkena angin akan mengeluarkan bunyi atau suara. Bambu (buluh) jenis ini sangat sulit ditemukan karena menurut legenda yang ada, benda ini dijaga oleh ular hitam berukuran besar.
  • Kedua, Bambu Kuning atau Bambu Gila. Masyarakat sekitar menyebutnya dengan Bambu Gila. Hal ini dikarenakan bambu jenis ini bisa bergerak sendiri melawan arus, bergerak dari hilir ke hulu sungai. Bambu Gila ini hanya bisa ditemukan oleh burung elang dengan penglihatan yang tajam. Biasanya Buluh Perindu ini dijadikan burung elang sebagai penjaga sarana untuk anak-anaknya. Selain itu, juga digunakan untuk mengobati kaki anaknya yang patah. Namun, tidak semua sarang elang mempunyai buluh jenis ini. Sarang elang yang terdapat buluh perindu biasanya tersembunyi. Yang bisa mengambilnya hanyalah orang-orang tertentu, seperti paranormal atau dukun. Waktu pengambilannya juga tidak sembarang, ada waktu-waktu tertentu.

Itulah perbedaan antara Bulu Perindu dan Buluh Perindu. Semoga dengan membaca artikel kami, Anda bisa lebih memahami perbedaan antara Bulu Perindu dengan Buluh Perindu. Saat ini sudah banyak paranormal yang membuat sarana dengan mengambil energi pengasihan dari Buluh Perindu.

Sarana Pengasihan

Perlu Anda ketahui, sarana pengasihan hanyalah media perantara saja. Sedangkan semua kekuatan dan energi yang terdapat di dalmnya adalah karunia yang diberikan oleh Tuhan yang Maha Esa. Jadi, tidak pantas jika Anda mengagungkan semua sarana tersebut. Cukup menganggapnya sebagai sarana yang membantu menyelesaikan masalah Anda.

Seperti halnya saat Anda sakit dan berobat ke dokter. Anda akan diberikan obat oleh dokter sesuai dengan penyakit Anda. Setelah meminum obat dan istirahat cukup, Anda secara berangsur-angsur sembuh. Sejatinya yang memberikan kesembuhan adalah Tuhan yang Maha Esa. Hanya saja melalui obat yang diberikan oleh dokter.

Mengalami patah hati memang menyakitkan, bagi Anda yang saat ini sedang patah hati karena cinta, ada sarana pengasihan sebagai solusinya. Sarana pengasihan tanpa puasa dan ritual apapun. Bisa untuk mengatasi malasah putus cinta, cinta ditolak, pasangan yang selingkuh, kurang percaya diri mengahadapi lawan jenis, sulit mendapatkan jodoh, dan sebagainya. Selengkapnya tentang sarana pengasihan tanpa puasa silakan baca disini.